image image image image image

4 Langkah Tepat Menanam dan Budidaya Pohon Sengon

Jasa Tukang Taman Tuban - Tubanasri.com

Jasa Tukang Taman Tuban Tanaman peneduh sengon
Hadir juga sebagai Tukang Taman Bojonegoro dan Tukang Taman Lamongan. Pohon sengon atau albasia merupakan pohon peneduh dan penghasil kayu. Mempunyai nama latin Albizia chinensis. Pohon ini tumbuh dan tersebar secara alami di India, Asia Tenggara, cina Selatan dan Indonesia.

Di indonesia , pohon sengon mempunyai banyak nama unik seperti Jeunjing (Jawa), jeunjung laut (Sunda), kalbi, sengon landi, sengon laut, sengon sabrang, seja (Ambon), sikat (Banda), tawa (Ternate) dan gosui (Tidore). Selain tumbuh secara alami, pohon ini juga ditanam dengan cara dibudidayakan.Ini dikarenakan pohon sengon mempunyai nilai ekonomi tinggi, terutama kayunya.

Anda juga dapat menyimak postingan kami tentang Tanaman Penutup Tanah Untuk Taman

Menurut kami Jasa Tukang taman Tuban. Kayu sengon dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kertas, korek api, pulp, furniture dan lain-lainBudidaya Sengon dengan Langkah-langkah yang tepat

Baiklah untuk kamu yang ingin menanam atau budidaya pohon sengon, bisa ikuti langkah-langkah berikut :

A. Pembibitan Pohon Sengon
1. Pemilihan Benih
Yang pertama dilakukan adalah memilih benih yang berkualitas dan terjamin mutunya. Lalu seperti apa ciri-ciri benih yang bagus?
  • Benih sengon harus berasal dari induk yang mempunyai sifat-sifat genetik yang baik.
  • Bentuk fisiknya tegak lurus
  • Kulitnya bersih dengan warna cokelat tua
  • Kalau direndam dalam air, maka benihnya tenggelam
  • Bentuk benihnya masih lengkap
  • Tidak menjadi inang/tempat hidup hama
Menurut kami Jasa Tukang taman Tuban. Selain ke enam penampakan visual tersebut, perlu juga diperhatikan daya tumbuh dan hidupnya. Caranya dengan memeriksa kondisi lembaga dan cadangan makanannya yaitu dengan mengupas benih tersebut.

Jika masih utuh dan besar, maka benih itu mempunyai daya tumbuh yang tinggi.

2. Kebutuhan Benih
Kebutuhan benih sengon yang akan di tanam di lahan luas bisa menggunakan rumus sederhana berikut:

Misalnya :
* Luas lahan yang akan ditanami 1 hektar (PxL=100X100 m)
* Jarak tanam 3×2 m
* Satu lubang satu benih sengon
* 1Kg benih berisi 40,000 butir
* Daya tumbuhnya 60%
* Dan tingkat kematian selama di persemaian 15%
Maka jumlah benih = 100/3×100/2×1=1.667 butir. Namun tingkat tumbuh dan kematiannya juga perlu dihitung, sehingga secara matematis dibutuhkan 3,705 butir.

Sedangkan untuk operasionalnya, kebun seluas 1 hektar dengan jarak tanam 3×2 m dibutuhkan benih sengon sekitar 92,63 gram.

3. Perlakuan Benih
Menurut kami Jasa Tukang taman Tuban. Biji sengon memiliki kulit yang tebal dan berkecambah jika berada dalam keadaan lembab. Oleh karena itu, sebelum disemaikan sebaiknya dilakukan perawatan agar kecambah benih bisa muncul lebih cepat.

Caranya rendam benih di dalam air panas mendidih (80 derajat celcius) selama kurang lebih 15-30 menit. Lalu direndam lagi dengan air dingin yang sebelumnya telah diberi pupuk hayati MiG-6+ (10ml : 1 liter air) . Lalu rendam kurang lebih 24 jam dan tiriskan.

4. Pemilihan Lokasi untuk Persemaian
Pemilihan lokasi persemaian yang tepat akan sangat menentukan berhasil atau tidaknya dalam budidaya sengon. Oleh sebab itu, ada bebrapa poin yang perlu diperhatikan:

    * Pilih lokasi yang datar atau dengan kemiringan maksimum 5%
    * Usahakan pilih lokasi yang dekat dengan air (sungai, persawahan, danau dan lain-lain)
    * Pilih tanah yang gembur dan subur, tidak berbatu dan berkerikil dan tidak mengandung tanah liat.
   * Untuk menghindari kerusakan bibit, pilih lokasi yang berdekatan dengan kebun penanaman dan jalan angkutan.

Agar bisa menampung bibit dalam jumlah besar, perlu dibangun persemaian yang didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Seperti bangunan persemaian, sarana produksi tanaman dan lain-lain.

Selain itu juga perlu ditunjang dengan ilmu pengetahuan yang cukup.

B. Langkah-langkah yang Tepat Dalam Penyemaian Benih Sengon 
Menurut kami Jasa Tukang taman Tuban. Setelah semuanya telah disiapkan, mulai dari pemilihan bibit hingga lokasi untuk menaburkan benih, kini waktunya penyemaian.

Tahap-tahapanya :

1. Penaburan
Penaburan dilakukan dengan tujuan memperoleh prosentase kecambah yang maksimal dan juga menghasilkan kecambah yang sehat. Dengan kualitas kecambah yang bagus maka akan menghasilkan bibit yang bagus pula.

Dalam kegiatan penaburan, bahan dan alat yang di perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
  •  Benih
  • Bedeng tabur/bedeng kecambah
  • Media tabur : campuran pasir dengan tanah 1:1, lalu semprotkan media semai bersama larutan pupuk MiG-6+ (10ml MiG-6+ : 1 L air) secara merata di permukaan media semai. Diamkan selaman 3 hari.
  • Peralatan penyiraman
  • Tersedianya air yang cukup
Teknik pelaksanaan ~ Buat bedeng tabur dari bahan kayu atau bambu dengan atap rumbia. Ukuran bak tabur 5×1 meter, tinggi naungan depan 75 cm dan belakang 50 cm.

Setelah jadi, isi bedeng tabur tersebut dengan media tabur setebal 10 cm. Usahakan media tabur bebas dari kotoran agar tidak timbul penyakit pada kecambah.

Penaburan benih pada media tabur dilakukan setelah benih mendapat treatmenagar proses tumbuhnya kecambah bisa lebih cepat.

Waktu yang baik menurut kami Jasa Tukang taman Tuban. untuk melakukan penaburan adalah pada pagi atau sore hari untuk menghindari penguapan yang berlebihan.

Penaburan ditempatkan pada larikan yang telah dibikin sebelumnya. Untuk ukuran larikan ini berjarak 5 cm antar larikan dan kedalaman sekitar 2,0 cm. Saat penaburan, usahakan benih jangan saling tumpang tindih agar kecambah tidak saling menumpuk saat tumbuh.

Setelah umur kecambah mencapai 7-10 hari maka kecambah siap untuk proses penyapihan

2. Penyapihan Bibit

Adapun langkah - langkahnya sebagai berikut :
  • Persiapkan kantong plastik berukuran 10×20 cm dan lubangi kecil-kecil di setiap sisinya, cukup 2-4 lubang.
  • Masukan media tanam yang telah dicampur dengan tanah subur, pasir dan pupuk kandang (1:1:1). Jika tanah sudah gembur maka jumlah pasir dikurangi.
  • Setelah kantong plastik terisi dengan media tanam setinggi 3/4 bagian, barulah kecambah pohon sengon ditanam. Setiap kantong plastik diberi satu batang kecambah.
  • Kemudian semprotkan larutan pupuk hayati MiG-6+ secara merata pada permukaan. Diamkan selaman 3 hari baru kemudian kecambah ditanam. Ulangi setiap 10-14 hari sekali sampai kecambah siap untuk di tanam ( usia 6 bulan).
  • Untuk kantong plastik yang telah tumbuh anakan, diletakan di bawah para-para yang telah diberi atap agar tidak langsung terkena sinar matahari.
  • Ketika masa pertumbuhan dari anakan semai sampai bibit layak tanam, perlu dilakukan pemeliharaan secara intensif.
Demikianlah tulisan ringkas tentang 4 Langkah Tepat Menanam dan Budidaya Pohon Sengon
Semoga bermanfaat, artikel ini kami tulis ulang dari sumbernya kebunpedia.com 

0 Response to "4 Langkah Tepat Menanam dan Budidaya Pohon Sengon"

Poskan Komentar

Kantor Marketing : Jl. Jemur Sari No.86 Surabaya Work Shop : Desa Wanar Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan Jawa Timur 0812 1404 5463